Hari minggu ini berbeda dengan minggu-minggu seperti biasanya,
Gelora Olahraga (GOR) Satria Purwokerto kedatanagan Harimau Minggu, 9 Agustus 2015 sejak 06.00 WIB - 10.00 WIB membuat geger pengunjung yang sedang berolahraga. Selain membuat geger, Harimau tersebut menjadi objek Foto bersama anak kecil bahkan para orang tua ikutan berfoto, pasalnya Harimau ini datang ke GOR Satria untuk meramaikan Celebrating Global Tiger Day 2015
![]() |
| Kepedulian pelestarian Harimau sejak usia dini |
Perayaan Hari Harimau International ini jatuh pada setiap tanggal 29 Juli, Tahun ini adalah tahun kelima perayaan Hari Harimau Internasional sejak ditetapkan pada 23 November 2010 lalu di St. Petersburg, Rusia. Dalam The St. Petersburg Declaration on Tiger Conservation, dibuat kesepakatan bersama bahwa dunia akan berupaya untuk meningkatkan populasi yang ada sekarang hingga dua kali lipat di tahun 2022. Peran penting harimau dalam ekosistem disebutkan jelas dalam deklarasi tersebut, bahwa predator ini adalah salah satu indikator penting ekosistem yang sehat. Rusaknya ekosistem tidak hanya berdampak pada kepunahan harimau, tetapi juga hilangnya keanekaragaman hayati. Untuk tahun ini dilaksanakan serentak di 7 Kota di Indonesia, Medan, Padang, Jakarta, Purwokerto, Palembang, Jambi dan Pekanbaru.
![]() |
| Jangan Membeli, Jangan Memelihara dan mengoleksi Bagian tubuh Harimau |
Harimau Bali (P. t. balica) dan Harimau Jawa (P.t. sondaica) sudah lama hilang jejaknya dari alam tempat mereka hidup. Harimau Bali telah dinyatakan punah sejak tahun 1940-an sedangkan saudaranya yaitu Harimau Jawa dinyatakan sudah tak terlihat lagi sejak tahun 1980-an, yang tersisa Sumatra (Panthera tigris sumatrae) merupakan sub spesies terakhir dari jenis harimau yang pernah ada di Indonesia. Pada akhir tahun 1970an, diyakini populasi Harimau Sumatra berkisar sekitar 1.000 inidividu, kemudian menurun menjadi sekitar 400-500an individu pada awal 1990an. Berdasar data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (2007), saat ini estimasi populasi harimau di delapan kawasan yang telah diidentifikasi dari 18 kawasan yang ada hanya tersisa sekitar 250an individu saja, sementara di 10 kawasan lainnya belum diestimasi. Namun para ahli harimau yakin populasinya di Sumatra tidak lebih dari estimasi tahun 1990an tersebut. Sejak 1996, dengan perkiraan populasi yang hanya 400-500 ekor IUCN (International Union for Conservation of Nature) telah memasukkan Harimau Sumatra dalam Daftar Merah satwa terancam punah dengan status Kritis (Critically Endangered). Hanya tinggal selangkah lagi sebelum statusnya dinyatakan punah di alam.
![]() |
| Jangan sampai Anak Cucu hanya bisa melihat Harimau dari Foto |
Pedulikah kalian denan kelestarian Harimau Sumatera.?
Jangan memburu, Jangan memelihara, jangan mengoleksi bagian tubuh
Harimau Sumater, bila menemukan hal tersebut, laporkan saja ke BBKSDA atau ke Harimau kita.
Selamatkan Hutan ndonesia, Selamatkan Harimau Sumatera.
Jangan sampai Harimau Sumatera Punah seperti Nasib Harimau Jawa dan Harimau Bali.
#SaveForest
#SaveTigers
#GlobalTigerDay
(Apris NR/BS)


