Selasa, 02 Juni 2015

Belajar mengenal dan melestarikan keanekaragaman hayati Banyumas

Draco volans
Cuaca pagi yang berkabut dan dingin tidak menghalangi saya untuk berangkat ke Taman Satria dan Hutan Kota Berkoh Purwokerto.
Pagi tadi saya bersama Mayra dan Asa kedua adik perempuan saya menuju ke Taman kota tersebut dengan membawa peralatan alat peraga X-Banner serta Banner kegiatan. Agak ribet sih, didalam tas Daypack saya berisikan buku-buku panduan serta kaos yang akan dibagikan pada acara Geledah Purwokerto, cap(na)ture mengenal dan melestarikan keanekaragaman hayati Banyumas.

Kegiatan ini sebenarnya dimulai pada jam 07.30 WIB ternyata sampai lokasi di Taman Satria belum ada teman-teman yang datang.
Bersama adik-adik saya segera mencari tempat duduk, memasang banner kegiatan dan XBanner sebagai tanda kegiatan tersebut dilaksanakan di Taman Satria.
Satu persatu teman-teman mulai berdatangan, dimulai dari Fegi, Aji, Widodo, Arif sarno, Cenil, Mira, Rully, Dewi, Teddy, Tyas, Tegar, Wane dan temannya (saya lupa namanya).
Setelah mereka sudah berkumpul dilanjut untuk pengambilan foto-foto yang ada di Taman Satria.

Calotes versicolor
Kegiatan ini mengajarkan untuk bagaimana kita bisa mendokumentasikan flora dan fauna yang ada, bunga-bunga yang indah dan satwa-satwa yang menawan.
Fauna yang membuat kami fokus memotret yaitu Klarap (Draco volans ) yang turun ke tanah.

Ada juga Calotes versicolor atau bunglon alien yang waktu lalu Aris bilang ke saya.
Dari kegiatan inilah, saya memahami bahwa Ruang terbuka hijau tidak hanya menikmati kesejukan dan rindangnnya pepohonan tetapi dapat mengenali apa-apa saja yang menjadi populasi di Taman Satria dan Hutan Kota Berkoh.
Foto bersama Biodiversity Warriors

Tidak ada komentar:

Posting Komentar