Purwokerto adalah ibu kota Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Indonesia. Berbagai julukan disandang kota di jalur selatan Jawa Tengah ini dari kota wisata, kota kripik, kota transit, kota pendidikan sampai kota pensiunan karena begitu banyaknya pejabat-pejabat negara yang pensiun dan akhirnya menetap di kota ini. Di kota ini pula terdapat museum Bank Rakyat Indonesia, karena bank pertama kali berdiri ada disini dan pendiri bank ini adalah Raden Bei Aria Wirjaatmadja putra daerah Purwokerto.
| Calotes versicolor by Ime |
Purwokerto merupakan sebuah kota yang tak otonom karena masih menjadi bagian Kabupaten Banyumas sebagai pusat pemerintahan. Secara administratif, Purwokerto terbagi menjadi 4 kecamatan dengan 27 kelurahan. Sebenarnya ada wacana pembentukan Kota Purwokerto terlepas dari Kabupaten Banyumas terus bergulir. Kalau dilihat dari sejarahnya, Purwokerto asalnya berstatus Kota Administratif (Kotif), di mana Kotif lainnya di Indonesia sudah menyandang status Kota dengan otonomi tersendiri. Kalau Purwokerto berhasil menjadi Kota, minimal ada 4 Kecamatan yang tergabung
Taman rekreasi dalam kota Purwokerto yang menempati lahan eks terminal di Jalan Gerilya berpotensi menjadi pilihan baru rekreasi dalam kota atau sekedar jelan-jalan mencari kesegaran (refreshing). Bagi yang suka olah raga jogging, tersedia track untuk jogging mengelilingi taman, juga track jogging di dalam taman. Taman yang dinamai “andhang pangrenan” ini juga dilengkapi panggung untuk pementasan, anjungan kuliner dan suvenir yang tampaknya berkonsep menyediakan sesuatu yang ‘khas Banyumasan’.
Taman rekreasi dalam kota Purwokerto yang menempati lahan eks terminal di Jalan Gerilya berpotensi menjadi pilihan baru rekreasi dalam kota atau sekedar jelan-jalan mencari kesegaran (refreshing). Bagi yang suka olah raga jogging, tersedia track untuk jogging mengelilingi taman, juga track jogging di dalam taman. Taman yang dinamai “andhang pangrenan” ini juga dilengkapi panggung untuk pementasan, anjungan kuliner dan suvenir yang tampaknya berkonsep menyediakan sesuatu yang ‘khas Banyumasan’.
| Capungsambar Hijau by Asror |
Andhang pangrenan merupakan salah satu Ruang terbuka hijau yang dipilih menjadi tempat untuk berkegiatan Hunting Foto Bersama mengenai Keanekaragaman hayati yang ada, beberapa keanekaragaman hayati yang ada meliputi jenis Raptile, Kupu-kupu, Capung, Burung, dan serangga.
Dari kegiatan ini, terkuak hasil jepretan seperti Calotes versicolor jenis raptile, Capungsambar Hijau, Three Spot Yellow (Eurema blanda) jenis kupu-kupu.
| by Dian Nurdiansyah |
Mari mengenal dan melestarikan keanekaragaman hayati disekitar kita.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar