Senin, 20 Juli 2015

Cuk.. Cuk.. Suara burung Kutilang


Burung Kutilang atau Cucak Kutilang (Pycnonotus aurigaster) merupakan jenis burung kicau yang berasal dari suku Pycnonotidae.
Orang Jawa sering menyebut burung ini dengan nama ketilang atau genthilang, karena mempunyai suara yang khas.




Suara yang nyaring cuk.. cuk.. (bukan Juancuk loh.. :-) ) cuk,, cuk,,tuit, tuit.. dengan irama seperti ke-ti-lang.. ke-ti-lang.. secara berulang-ulang saat bertengger.
Burung ini masih mudah dijumpai ditempat-tempat terbuka, tepi jalan, kebun pekarangan, semak belukar dan hutan sekunder dengan ketinggian sekitar 1.600 mdpl.

Makanan utama burung ini adalah buah-buahan yang lunak, serta beberapa jenis serangga, ulat dan aneka hewan kecil lainnya yang menjadi hama tamanan oleh Petani.

Mengasyikan kan, saat lagi duduk santi di taman kota, mendengar kicauannya yang merdu, ditambah kebiasaan burung ini sering berjemu dan mandi embun setiap pagi, memudahkan kita
untuk melihat kebebasan mereka untuk terbang. Biarkanlah mereka hidup bebas dialam, daripada hidup di sangkar.

Selasa, 07 Juli 2015

Ngabuburit bersama rombongan Kuntul Kerbau

Kuntul Kerbau (Bubulcus ibis) adalah spesies burung dalam famili Ardeidae atau Kuntul-kuntulan. Burung ini merupakan burung terkecil dari bangsa Kuntul-kuntulan yaitu sekitar 48 – 53 cm. Burung ini suka mencari makanan di dekat kerbau atau sapi yang merumput. Bentuk tubuhnya lebih ramping daripada Blekok Sawah (Ardeola speciosa), meskipun tidak seramping kuntul-kuntul yang lebih besar.

Pada sore hari, beberapa jenis kuntul terlihat disuatu tempat yang merupakan rumah mereka, setelah seharian berkelana mencari makan di daerah persawahan nan jauh disana. Sedikit yang mengetahui keberadaan Kuntul kerbau tersebut, karena didaerah perkotaan sudah jarang sekali dijumpai.

Dipohon bambu yang lebat, milik seseorang warga di daerah Mersi, Kec. Purwokerto Selatan, rombongan kuntul ini tinggal, mungkin lebih terjaga karena posisi pohon bambu tersebut berada didalam halaman rumah yang bertembok keliling. Semoga saya masih terus melihat rombongan kuntul-kuntul tersebut.